Latest Entries
#Lakiku

Elegi Waktu

Kapankah waktu kita usai? Tentang senyuman-senyuman sebagai hadiah dari waktu yang kita ciptakan Selalu menyimpan kata yang tak terucap Aku, perempuan yang terbujur kaku oleh detikan waktu Terus menghitung dan menunggu Dilapukkan senyuman yang terus kuingat Tanpa cahaya Memendam rahasia yang tertinggal Kutemui bayang wajahku dari balik matamu Lalu kupunguti rindu satu persatu yang melewati … Baca lebih lanjut

poemnyaule

Perempuan Adalah Hukum Waktu Yang Terbatas*

Lorong waktu kehidupan perempuan Pada siklus yang sudah dipastikan Garis darah bersekutu pada bulan Persetubuhan akan lahirnya anak-anak Perempuan dengan keterbatasan kecantikannya Gurat kejujuran pada cermin yang tak retak Mata basah mewakili peta sajak Tubunya sunyi menimbun luka dalam kata Perempuan… Adalah hukum waktu yang terbatas Menunggu dermaga Berpulang kembali pada tanah   *Perempuan Ibu, … Baca lebih lanjut

#Lakiku

Imajiner

Ruang bayangan dalam mataku yang kau intip Bukankah kau lihat ada kesetiaan di sana? Tempat pertemuan Tempat perpisahan Jangan kita sesali, tempat sunyi terkepung oleh labilnya cuaca hatimu Kamu pikir aku mempertanyakan kala menatapmu? Tidak, aku merekam setiap detail wajahmu, dalam kenangan Apalagi yang kau cari? Bukankah semua akan hangus oleh sepi pada akhirnya… Akan … Baca lebih lanjut