Tidak Membeli Barang Konsumsi

Oleh: Ahmad Adriansyah Batubara | 07 February 2011 | 11:22 WIB

tantangan saya untuk Anda adalah: seberapa besar anda mampu untuk tidak jadi beli barang konsumsi!

Anda sudah merencanakan untuk beli barang, anda sudah punya uang, anda sudah membayangkan akan memiliki barang tersebut, tapi…. anda berhasil untuk tidak jadi beli.

Barang apa saja, baik barang yang memang anda “butuhkan”, apalagi barang yang hanya sekedar memuaskan “keinginan” anda.

Kita lihat seberapa kuat kita mampu “nggak jadi beli”.

Tapi bukan berarti anda tidak beli nasi untuk makan siang. Kalau akan makan 25 ribu, ya diganti dengan makan 15 ribu. Jadi tidak jadi beli, bukan berarti tidak beli apa-apa, melainkan tetap membeli, namun dengan harga yang lebih rendah.

Kalau tadinya ingin beli mobil 250 juta, ganti dengan mobil 150 juta.

Uang lebihnya dikemanakan?

Pakai untuk investasi, mulailah dengan membuat tabungan installment, dipotong tidak bulan.

Kalau sudah cukup banyak, belilah emas, masukkan deposito..

Kalau sudah cukup, gunakan untuk uang muka membeli rumah atau tanah, atau tanamlah di sektor ril, bikin toko, kolam ikan, beli motor untuk disewakan, pakai untuk sekolah dll

Langkah ini ada bagian dari program menunda kenikmatan, dan kemampuan untuk menunda kenikmatan merupakan life skill yang harus dimiliki.

Wassalam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s