Aku yang terjaga

aku menulis karena aku ingin menulis
aku ingin bicara itu karena aku mau bicara

aku tak pernah ingin memaksa
karna ku tahu aku tak bisa
sekuat apapun kucoba

aku hanya terpana pada satu kata
aku tak menyangka aku begitu terluka
sungguh aku sulit bicara

mata belum dapat terpejam
badan belum ingin berkawan dengan bantal
apa aku harus lawan
ah…mengapa harus dilawan
jika masih dapat berkawan dengan malam

malam meski takku dapati rembulan
kau tetap menawan
mampu mengikat jiwaku
tuk tetap terjaga

meski aku tak tau sampai kapan
tetap akan ku nikmati hingga tenang itu datang

dan jiwamu pun tentram kawan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s