Ketika Aku Memilih

Ketika aku memilih untuk mencintaimu… Satu hal yang aku yakinin…aku sedang menjemput impianku…
Maka kutata setiap langkahku, agar dalam pejalanan menjemput impian ini aku ga lagi merasakan perih…
 
Banyak yang berkata, dalam menjemput impian, akan ada yang dikorbankan…dan itu pasti harta yg tak ternilai, apakah kamu sanggup? Dengan lantang aku jawab: Sanggup!!!
Ya…dengan berat hati, aku menitipkan sebagian jiwaku. Sakit? pasti..belasan tahun aku bersamanya. Sedih? sudah kering air mata ini untuk menangis. Sampai pada saat aku harus melepaskannya, aku tidak berani ada disampingnya. 
 
Aku korbankan waktuku, aku korbankan sebagian jiwaku…demi kamu dan semua yang ada didalamnya. Demi meraih impianku…
 
Semakin banyak aku berkorban…dan berkali-kali dengan kasus yang sama, kamu menghancurkan rencana aku yang hanya punya kesempatan sebentar untuk bisa menemui dan bermain dengan sebagian jiwaku. Aku terus bertanya, apa salah aku sampai kamu tega melakukan itu berkali-kali.
 
Aku yang sangat sadar memiliki keterbatasan waktu dalam mendampingi sebagian jiwaku…kenapa tidak bisa kamu sadari hal itu?
 
Hancur ini sudah bukan sekedar hancur…tapi kamu dengan tanganmu sendirilah yang membunuhku secara perlahan. Tapi…aku tetap bertahan, bahwa aku akan terus menjemput mimpiku…walaupun aku harus menjalankannya menjadi mayat hidup.
 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s