Mengagungkan Kebendaan

Benda…yang diciptakan untuk membantu manusia dalam mempermudah dalam berkegiatan… Tapi…saat ini manusia terjebak pada nilai kebendaan tersebut.
 
Mobil, rumah, gadget dan masih banyak benda lainnya. Mungkin dengan nama yang sama, kegunaan dasar yang sama, tetapi memiliki kemasan dan fitu-fitur yang jauh lebih menarik dan pastinya ditunjang dengan perbedaan harga, maka nilai pengakuan di mata masyarakat secara umum akan berbeda.
 
Yang sangat menarik terjadi di masalah sosial saat ini adalah fenomena smartphone yang memiliki slogan : Mendekatkan yang jauh dan menjuhkan yang dekat. Dengan smartphone dan berbagai macam aplikasi situs jejaring sosial, ruang dan jarak semua akan terasa dekat. Tapi mereka tidak sadar…mereka sedang menciptakan ruang pada kehidupan sosial nyata mereka.
 
Ketergantungan manusia akan kebendaan ini menimbulkan ketidaksadaran, bahwa mereka sedang diperbudak. Entah diperbudak dengan hal duniawi, entah diperbudak oleh brand dari kebendaan tersebut bahkan mungkin saja mereka sedang diperbudak oleh ego mereka sendiri. Nilai pengakuan di mata masyarakat pada umumnya, masih menilai dari kepemilikan kebendaan tersebut. Mungkin…sebagian manusia masih menganggap nilai kesuksesan mereka karena memiliki kebendaan tersebut. Ironis.
 
Kebendaan itu sangat nyata wujudnya, dipegangpun akan terasa teksturnya. Sekali melihat kebendaan tersebut sudah pasti dapat menilai harga prestise yang dikeluarkan. Tapi…sadarkah mereka…kebendaan yang nyata itu jauh lebih semu dari benda yang sifatnya semu. Ketika sutradara Maha Agung menginginkan semua itu musnah, maka semua akan musnah dalam sekejap. Ketika sutradara Maha Agung menginginka untuk mengambil ruh dari pemilik kebendaan tersebut, apakah semua kebendaan akan di bawa menghadap sutradara Maha Agung?
 
 
 
muak…penat…ketika semua orang hanya melihat dari mobil apa yg kamu bawa, smartphone apa yang kamu pake. muak…ketika semua orang masih sibuk melihat dari atas ke bawah sambil bertanya-tanya dipikirannya: bajunya merk apa…
 
 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s