Perlunya Dukung Stop Bakar Buku

damdubidudam

Librisida kembali terjadi di Indonesia. Lembar-lembar buku kontroversi itu terbakar dalam api yang kian lama kian besar. Menyala merah dan menyisakan abu dan debu. Inikah wujud baru pelarangan buku yang perlu diwaspadai?

LIBRISIDA memiliki sejarah demikian panjang. Ada begitu banyak sebab dan latar belakang mengapa buku dilarang dan dihancurkan. Majalah Times mengungkapkan bahwa di dunia barat ‘tradisi’ melarang suatu penerbitan setidaknya bisa dirujuk kembali pada tahun 1557 yakni ketika Paus Paul IV menetapkan “daftar buku-buku terlarang” (The Index of Prohibited Books). Sebuah ketetapan berisi daftar buku-buku apa yang haram dibaca dan dikeluarkan untuk melindungi orang Katolik dari ide-ide kontroversial.

Librisida dalam bentuk. “pelarangan” termasuk bentuk kekerasan yang lembek dan baru. Sejarah mencatat, ketakutan dan kebencian terhadap buku seringkali lebih banyak mengambil bentuk-bentuk penghancuran yang ekstrem seperti pembakaran buku!

Lihat pos aslinya 996 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s