Kenangan Yang Berlumut

Syair demi syair kau bacakan untukku
Dengan lugas dan lantang dalam kepura-puraanmu

Syair itu seperti ruh berterbangan dikepalaku
Menyeru kenangan yang telah berlalu…berlumut
Menyingkap kembali impian musik rohani batinku

Matamu seolah tak menatapku
Aku seolah tak perduli dengan aksimu
Gelombang jiwa dalam bait syairmu tak terlihat
Menyampaikan getaran jiwaku yang mendengar

Tali jiwaku lepas malam itu
Lumut pada kenangan pun terkikis

……….dalam keraguan kau meminta dalam keraguan kumenerima

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s