Pertemuan empat belas jam…

Bahkan tidak satu hari satu malam
Ketika kamu menjatuhkan tubuhmu yang goyah, “mabuk..” katamu
Aku hanya tersenyum, dan membiarkanmu
“Sini..” katamu sambil merentangkan tangan

Dalam dekapmu yang mabuk, tertidur
Hingga terbangun…
Kurekam semua lekuk wajahmu, aromamu, detak jantungmu bahkan irama hembusan nafasmu

Iya…aku orang yang sangat pelupa
Aku tidak bisa mengingat sesuatu dengan detail
Aku tidak bisa mengingat kejadian dengan detail
Aku hanya bisa mengingat aroma dengan detail
Aku hanya ingin menikmati saat ini dengan detail
Bahkan aku memaki saat rasa kantuk datang
Kantuk merusak segalanya, ketika aku menikmati ini semua

Wajahmu terbias oleh temaram lampu
Sungguh…pemandangan yang aku sadar, tak bisa kuingat lagi nantinya
Dan…aku pun tak punya berani untuk meminta kembali

suatu desember 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s