Pujangga dan Sajak

Akan ada pujangga tanpa sajak
Akan ada pula pembual dengan syair
Semua yang datang dan pergi
Yang menangis dan tertawa

Manusia hanya satu dari kehidupan
Tapi kehidupan banyak dihabiskan oleh manusia
Yang tidak memahami
Yang memahami

Sajak ibarat sampah
Tapi sampah bukan sajak
Semua sudah menjadi ketetapan
Dan aku berdiri dengan kaki tak berpijak

Coba katakan
Apakah setiap pujangga itu sama ??
Jawabnya adalah
Benar

Pujangga,
Aku cemburu tapi juga rindu padamu
Sehari saja tak membaca syairmu, seperti kehilangan senja

Punjangga,
Apakah syairmu hanya untukku?
Jika puisi cintamu palsu,
Akan kucolok matamu…

November 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s