Kopi dan Perayaan Kecil Tentang Harapan

Kopi pagi ini kuseduh untuk sebuah perayaan kecil tentang harapan
Merayakan –yang paling tidak- kita tidak sakit seperti tahun lalu
Merayakan, masih adanya kopi untuk kita seduh
Merayakan usia genap di antara sisa-sisa waktu

Kopi ini juga, kuseduh untuk merayakan kita, yang masih bisa menyesap manis dari pahitnya kopi
Tidak. Ini bukan perihal mengalihkan
Ini tentang kita yang selalu merasakan manis pada hal pahit

Lalu,
Dan kamu,
Yang sehangat dan seharum aroma kopi
Selalu menjadi candu di setiap sela-sela otak ini –mungkin- sedang merayakan secangkir kopi
Entah dengan (si)apa

Perayaan,
Pada setiap seduhan kopi
Menyesap uap panas sembari melantunkan harapan
Lalu kamu,
Kopi hanya selalu merayakan harapan-harapan

Yang kita sebuat sebagai
“kopi-kopi sialan”

 

*terima kasih sudah menjadi yang pertama di 21 Agustus 2015*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s