Concise facts of French Paradox

The French Paradox is the observation that Frenchmen suffer a relatively low incidence of coronary heart disease, despite having a diet relatively rich in saturated facts. The term French Paradox was coined by Dr. Serge Renaud, a scientist from Bordeaux University in France.

 If you’ve ever been envious of the figures of French women, you could do worse than adopt their eating habits. Far from cutting out all fats, traditional French diets are often just as high in saturated fats as the average American diet. This may not sound like the best way to maintain a slim figure but bestselling books like Mireille Guiliano’s French Women Don’t Get Fat have drawn attention to how this paradox can actually be an ideal diet platform. Mireille Guiliano unlocks the simple secrets of this “French paradox” -– how to enjoy food and stay slim and healthy. Hers is a charming, sensible, and powerfully life affirming view of health and eating for our times.

Both Dr. Will Clower (author of The Fat Fallacy) and Guiliano offer some explanations for why traditional French eating habits enable French women to stay slimmer than their foreign counterparts and live a healthier lifestyle into the bargain.

French women eat ‘good’ fats rather than ‘bad’ fats

The French diet is largely made up of healthy unsaturated fats (monounsaturated and polyunsaturated) from plant and dairy sources and some ‘natural’ saturated fats from cheese and whole milk. These are easier for the body to break down. The average American diet features greater amounts of ‘bad’ trans fat from hydrogenated vegetable oil (commonly found in processed foods like cookies and donuts), which has been shown in several studies to have very negative impacts on blood cholesterol levels.

 

French women savor their food

They tend to taste small morsels individually rather than eating by large forkfuls. It takes about 20 minutes for the brain to signal feelings of fullness, so when you slow down with smaller bites, you taste food more and are satisfied with less. Americans, on the other hand, often exclude pleasure in eating that makes them eat more — it’s common to see them munching while working, snacking while watching TV. Studies have shown that people are more likely to overeat when they are distracted during their meals.

 

French women eat fresh

The French diet features a large amount of fresh food. It’s not at all uncommon for French women to spend a good chunk of their time selecting fresh ingredients to use in their cooking. Processed ‘American’ foods that are high in fat and sugar play only a very marginal role in ‘French’ diets so the likes of bagels, pizza, burgers, potato chips and candy go out of the window to a large extent.

 

French women eat regular meals and don’t snack between meals

Sitting down for meals (rather than snacking on the go or doing other things while eating) allows you to enjoy your food to a greater extent, aids digestion and can help you to feel fuller for longer.

 

French women indulge — in smaller portions

Eating smaller amounts of good quality food is better than consuming larger quantities of low quality food. The idea is that you can eat whatever you like — as long as you only eat a small amount of it — and this applies to treats too.

 

French women drink plenty of water

The French prefer bottled water to sodas which are laden with sugar and hidden calories.

 

Sumarrized from:

http://en.wikipedia.org/wiki/French_Paradox

http://www.shoppinglifestyle.com/diet/french-paradox-why-french-women-dont-get-fat/1300/1/

http://mireilleguiliano.com/section/sub/14

http://www.ivillage.com/real-reason-french-women-dont-get-fat/4-a-213382

http://www.weightloss-products.com/best-tips-to-avoid-snacking-at-work/

Iklan

Sekilas Lemak

Hugh Macdonald Sinclair (4 Februari 1910 – 22 Juni 1990) adalah seorang berkebangsaan Inggris dengan latar belakang sebagai dokter, peneliti dan ahli gizi. Beliau mengemukakan suatu teori yang disebut sebagai “diseases of civilization” atau penyakit yang muncul sebagai konsekuensi dari berkembangnya suatu peradaban. Penyakit seperti jantung koroner, kanker, diabetes, stroke, dll timbul karena perubahan pola makan manusia.

Pada masa 1950-an studi kesehatan memperlihatkan bahwa pengidap gejala jantung koroner semakin meningkat. Waktu itu para ahli percaya bahwa gejala ini muncul akibat dari pola makanan yang banyak mengandung lemak, namun saat itu belum ada penelitian perihal asam lemak jenuh (good fats) dan asam lemak tak jenuh (bad fats). Tahun 1956, Sinclair menyanggah bahwa gejala jantung koroner disebabkan oleh konsumsi lemak yang berlebihan. Beliau justru mempercayai bahwa lemak dapat menurunkan tingkat penyakit jantung koroner, leukemia, stroke, dll. Sinclair mengemukakan hal ini berdasarkan penelitian terhadap pola makan dari bangsa Inuit yang memiliki kadar lemak tinggi dan kadar karbohidrat yang rendah.

Saat itu para ahli tidak percaya kepada sanggahan Sinclair karena tulisan beliau tidak didukung oleh bukti2 yang kuat. Tahun 1976, Sinclair akhirnya kembali ke Greenland dan hidup selama beberapa waktu dengan suku Inuit untuk mempelajari ulang pola makan suku Inuit. Dalam penelitian ulang ini Sinclair mengamati bahwa orang2 Inuit memiliki bola mata yang sangat jernih sehingga Sinclair percaya bahwa tidak ada penumpukan kolesterol dalam darah orang2 Inuit. Namun Sinclair juga mandapati bahwa orang Inuit mudah terserang mimisan dan sulit mengalami pembekuan darah.

Tahun 1979, Sinclair melakukan eksperimen terhadap dirinya sendiri yaitu mengadopsi pola makan suku Inuit selama 100 hari. Selama jangka waktu tersebut Sinclair benar2 hanya mengonsumsi lemak dan otot singa laut, lemak dan daging ikan laut, moluska dan air. Setiap 2 kali dalam seminggu, Sinclair melukai dirinya dengan jarum khusus untuk untuk mengamati waktu yang diperlukan oleh darah untuk menggumpal (penutupan luka). Setelah 100 hari, Sinclair mendapati bahwa waktu yang dibutuhkan bagi darahnya untuk menggumpal melonjak menjadi adalah 40 menit. Sebelum melakukan diet khusus tersebut Sinclair mencatat bahwa proses penggumpalan darahnya hanya membutuhkan waktu 3 menit. Sinclair membuktikan bahwa lemak EFA (essential fatty acid) dapat menghindari terjadi resiko penggumpalan darah yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Sinclair diminta untuk menghentikan eksperimen pada dirinya karena rekan2nya beranggapan hal tersebut dapat membahayakan hidupnya. Eksperimen tersebut akhirnya tidak selesai, hanya membuktikan bahwa asam lemak adalah hal yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun eksperimen ini menjadi acuan para ahli selanjutnya untuk melakukan suatu penelitian bahwa lemak ternyata memiliki sifat jenuh (good fats) dan tak jenuh (bad fats).

 

sumber tulisan:

national geographic channel

http://en.wikipedia.org/wiki/Hugh_Macdonald_Sinclair

sumber foto:

http://www.amazon.com/Fine-Wines-Fish-Oil-Macdonald/dp/0192629271

Cek Insomnia Saat Anda Terjaga!

insomniaWaktu menunjukkan pukul 00.05. Anda terbaring di tempat tidur, menatap langit-langit, berusaha untuk terlelap. Trik-trik meditasi yang pernah Anda baca di buku yoga, seperti melemaskan otot dan mengosongkan pikiran, tidak ada yang berhasil membuat Anda tertidur. Tapi jangan khawatir jika Anda seprti burung hantu, selalu terjaga ketika yang lain sedang tenggelam dalam mimpi. Anda tidak sendirian, kok.

Menurut dr. Andreas Prasadja, sleep scientist, waktu produktif orang dewasa muda memang justru di malam hari. Banyak yang menyalahartikan kesulitan tidur di malam hari sebagai insomnia. Padahal, indikasi insomnia atau gangguan tidur justru terlihat saat seseorang terjaga. Jika seseorang tidak nyaman saat bangun tidur, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, atau mengantuk berlebihan, berarti dia mengalami insomnia. Kalau seseorang terjaga sepanjang malam, tapi bisa tidur nyenyak di waktu lain, dia tidak menderita insomnia.

Perbedaan waktu tidur dikarenakan jam biologis manusia yang berbeda-beda. Makin bertambahnya usia, kebutuhan jam tidur akan makin menurun. Usia 30 tahun ke atas butuh maksimal 8 jam tidur. Sedangkan orang dewasa muda membutuhkan waktu tidur 8-9,5 jam, dan waktu produktif mereka adalah malam hari.

Sayangnya, hal ini terbentur ritme kehidupan yang mengharuskan kebanyakan orang untuk mulai beraktivitas di pagi hari sampai malam. Yang bekerja di pusat Kota Jakarta dan tinggal di luar kota, terpaksa mengorbankan waktu tidur karena harus berangkat subuh dari rumah dan pulang ke rumah larut malam. Akibatnya, banyak orang usia produktif yang mengalami kekurangan tidur atau sleep deprivation. Masalahnya, tidak ada satu pun obat yang dapat menggantikan manfaat tidur!

Penting juga untuk diingat, bahwa ekurangan tidur berdampak pada tiga hal:

1. Memperlemah kinerja otak dan menurunkan kemampuan kognitif. Banyak orang yang ingin meningkatkan produktivitas dengan mengurangi jam tidur (lembur). Padahal, tindakan ini justru kontraproduktif. Dalam kondisi kurang tidur, orang akan cenderung susah konsentrasi dan tidak teliti.
2. Tidur yang cukup terbukti mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
3. Memperbesar risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sudah terbukti kan, banyak sekali kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat kelalaian pengemudi yang ngantuk.

Primarita S Smita

Cara Alternatif Mencegah Kanker

PENYAKIT CANCER, UPDATE DARI RUMAH SAKIT JOHNS HOPKINSSETELAH BERTAHUN2 MENGATAKAN PADA KHALAYAK BAHWA KEMOTERAPI ADALAH CARA SATU2NYA UNTUK MENCOBA (KATA KUNCI:MENCOBA) DAN MENGHILANGKAN PENYAKIT CANCER, JOHN HOPKINS AKHIRNNYA MULAI MENGATAKAN: “ADA CARA ALTERNATIF”

.Update dari John Hopkins:
1.          Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel2 ini berkembang biak hingga berjuta jumlah nya. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa “tidak ada sel kanker lagi” setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel2 cancer karena sel2 tersebut sudah berada di bawah ukuran/jumlah yang dapat terdeteksi
2.          Sel cancer tumbuh antara 6 sampai lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia.
3.          Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel2 cancer akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah banyak dan membentuk tumor.
4.          Pada saat seseorang menderita cancer ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.
5.          Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah diet (cara makan) dan menambahkan asupan suplemen.
6.          Kemoterapi, meracuni sel cancer yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum,gastro-intestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ2 lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru2 dll.
7.          Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkan sel cancer, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.
8.          Perawatan dini dengan kemoterapi dan radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.
9.          Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah  seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.
10.     Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel cancer menyebar ke tempat2 lainnya.
11.     Cara efektif untuk melawan cancer adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak

SEL CANCER MEMAKAN:
∙         Gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel cancer. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg’s aminos atau garam laut.
∙         Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula) sel-sel cancer akan kelaparan.
∙         Sel2 cancer berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit2 untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita cancer.
∙         Dietari yang 80% berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari persentasi tadi dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim2 aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel2 sehat. Guna memperoleh enzim2 aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius.
∙         Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kafein yang tinggi. The hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur2 yang memerangi cancer. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah di saring (filtered) guna menhindari racun2 dan kandungan2 logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.
∙         Protein dari daging sulit untuk di cerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak tercerna dan tertinggal  di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk dan menambah timbunan racun.
∙         Dinding sel2 kanker mempunyai selaput protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel2 cancer dan selanjutnya memungkinkan bagi sel2 tubuh untuk menghancurkan sel2 cancer.
∙         Beberapa suplemen menaikan system kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral, EFAs dll) sehingga memungkinkan sel2 tubuh sehat untuk menghancurkan sel2 cancer. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel2 yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan.
∙         Cancer adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita cancer untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajar untuk berjiwa lembut dan pemaaf. Belajar untuk bersantai dan menikmati hidup.
∙         Sel cancer tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas dalam2 dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel2 cancer. Jangan menggunakan tempat plastic di microwave

1.     Jangan memasukan botol air ke freezer
2.     Jangan menggunakan ‘plastic wrap’ di microwaveRumah Sakit John Hopkins baru-baru ini memasukkan berita ini di newsletters-nya. Informasi ini juga diedarkan di Walter Reed Army Medical Center .Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel2 di tubuh kita.Jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam plastik.Baru2 ini Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di Rumah Sakit Castle, hadir di satu program televisi untuk menjelaskan bahaya kesehatan ini. Beliau menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik.Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Beliau juga mengatakan bahwa kombinasi lemak, panas tinggi dan plastic melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel2 tubuh. Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik. Produk kertas tidak begitu jelek namun kita tidak tau apa yang ada di kertas tersebut. Lebih aman menggunakan produk2 di atas. Dia mengingatkan kita bahwa beberapa waktu lalu restoran cepat saji beralih dari produk foam ke kertas. Hal ini juga disebabkan karena masalah dioxin.Beliau juga mengungkapkan tentang plastic wrap seperti Saran, juga  berbahaya untuk digunakan menutup makanan yang akan di panaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat2 beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur) Kirimkanlah artikel ini ke semua orang penting di dalam hidup anda.

Scanned by MailMarshal – Marshal’s comprehensive email content security solution. Download a free evaluation of MailMarshal at http://www.marshal.com

Hang Out untuk Kesehatan Jiwa

Hang out bersama teman sering dianggap negatif. Padahal, kegitan itu bisa berfungsi untuk detoksifikasi, bahkan manjur bagi kesehatan jiwa. Penasaran?

Penyanyi dangdut kondang tanah air, Haji Rhoma Irama, dalam satu lirik lagunya berkata, “begadang,jangan begadang….kalau tiada artinya.” Entah memang Bang Haji memahami sisi ilmiah dari kegiatan begadang atau sekedar berdasarkan pengalaman pribadinya hang out bersama koleganya.

Hang out itu ga selamanya negatif,krn yang membuat negatif atau positif adalah orang yang melakukannya. Nah sekarang tinggal bagaimana cara kalian membuat acara hang out menjadi positif dan produktif. Hang out memiliki banyak sekali fungsi :
1. Melepaskan Ketegangan
Bayangkan kalian baru selesai meeting yang alot, melelahan bukan? Setelah itu kalian hang out bersama teman-teman. Dijamin segala ketegangan yang alian alami bakal pupus bersama dengan obrolan dan tawa riang.
Kegiatan tertawa, menurut penelitian, memiliki banyak manfaat, seperti merangsang otak untuk memproduksi hormon endorfin. Di mana hormon endorfin bisa menimbulkan rasa nyaman,analgesik atau mampu mengurangi rasa sakit, menghilangkan stres – tertawa terbahak-bahak memicu produksi sel limfosit sebagai pembunuh stres alami dan memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia dalam melawan infeksi. (Itulah kenapa gw sangat suka ketawa :p)
Yang paling menarik adalah, ketawa terbahak-bahak selama 1 menit disamakan dengan olahraga selama 45 menit, sehingga baik buat jantung. Jangankan saat hang out, baru memikirkan akan bertemu teman-teman saja sudah memancing produksi hormon endorfin tersebut.
2. Menciptakan Ketentraman Jiwa
Hang out bersama teman yang anda tahu dapat dipercaya dan selalu mendukung anda,bakal mampu menciptakan ketenangan jiwa karena berfungsi sebagai katalis. Pada saat itulah anda membuka topeng yang selama ini anda gunakan di kantor dan juga anda dapat menumpahkan segala unek-unek anda.
Bahkan menurut Charles Farrell, psikoterapis dari AS, teman merupakan komponen terpenting dalam kehidupan manusia, persahabatan bahkan lebih penting dari hubungan dengan pasangan, keluarga dan anak sekalipun (nanti ada pembahasan lanjutannya,jgn marah-marah dulu ya….. :p). Teman yang baik mampu membiarkan anda menjadi diri sendiri dan menyemangati agar anda melakukan hal terbaik semampu anda.
3. Mengeluarkan Racun
Secara pribadi, anda berkewajiban untuk tidak membawa ‘racun’ yang anda dapatkan di luar rumah, ke dalam rumah. Racun ini adalah, emosi berlebihan yang timbul dari suatu aktivitas di luar rumah.
Tak perlu hang out berjam-jam, cukup 30 menit saja dengan duduk-duduk di cafe menyeruput segelas cokelat hangat dan mengkonsumsi kue kegemaran, enjoy yourself. Anda dijamin mendapatkan kesegaran dan tenaga baru 😉

Semoga bermanfaat yaaa….

*materi : reader’s digest*